Jumat, 19 Agustus 2011

TRUE STORY


Last year

Matahari sudah menyongsong tinggi, aku masih mengasingkan diri dikamar kostku yang berukuran 3 x 3 meter. Alunan lagu ada band yg berjudul sendiri ku ulang beberapa kali tanpa bosan. Lagu dari single terbaru Ada Band ini menghanyutkan.  sembari mendengarkan lagu aku duduk dipinggiran tempat tidur dengan mencoret-coret sebuah buku.

Pukul 07.06 aku masih berdiam diri ditempatku tanpa kata tanpa suara, terus mencoret-coret kata demi kata pada buku yang aku pegang. Ya… aku menulis kisah setahun lalu sebelum aku lulus sekolah. Tentang cinta luar sekolah dan tentang seseorang yg aku anggap begitu dekat denganku.
setahun yang lalu aku berkenalan dengan seorang laki-laki bernama Ridho, dia adalah anak sekolah lain yang satu sekolah dengan Tio teman SMPku. Aku kenal dia berawal dari temankku Nisa yang memberiku sebuah nomor handphone. Singkat cerita aku menjalin hubungan dengan Ridho hanya berawal sebagai teman biasa karena aku masih dekat dengan Hardy orang yang dari kelas X aku suka.

Awal bulan juni 2010, aku masih ingat setiap detail kenangan bersama mereka. Bulan itu aku  melaksanakan kegiatan yg diberikan dari sekolah berupa praktek PSG kesebuah perusahaan pemerintah. Pelaksanaan PSG membuatku dekat kembali dengan Hardy, dia mau mengantar dan menjemputku. Tapi tidak berlangsung lama, hanya 3 minggu aku merasakan itu semua karena aku menjalin hubugan hanya sementara. Ridho sosok laki-laki yang selalu ada buat aku, akhirnya aku pun pacarnnya dengan Ridho pada awal Juli tepat tanggal 1 pada tahun yang sama. Aku hanya ingin bahagia namun semua tidak berjalan dengan semestinya aku putus dengan Ridho karena kesalah pahaman dan keegoisanku. Aku tak mau mengerti dia. Dua bulan menjalin hubungan aku bukan hanya dekat dengan Ridho tapi dengan saudara-saudaranya. Aku malu dan aku sedih ketika aku hanya bisa membuat orang yang aku sayank marah dan benci padaku. Setalah putus awal September dia datang menemui aku dengan penjelasan. Tapi penjelasan itu tak cukup membuat kami kembali seperti dulu. Aku kecewa ketika awal oktober dia telah memiliki yang lain, itu buat aku sangat hancur dan setelah itu mencoba menjalin hubungan dengan yang lain. Cinta itu hanya bertahan 3 hari. Aku bosan dan aku mulai sibuk dengan aktivitas les yang diadakan dari sekolah dan luar sekolah itu agak membantu walaupun aku tak mengalami fase perubahan sikap malah aku semakin dingin. Aku berhubungan dengan Ridho setelah dia tahu akun Facebook ku yg baru, dan hanya sementara selanjutnya hilang. Hampir setahun aku tak bertemu lagi

Sekitar bulan-bulan menjelang Ramadhan 2011 aku kembali berhubungan dengan Ridho melalui akun facebook lama ku yang tidak lagi dia blokir dari akun facebooknya. Terkadang hanya sekedar like, coment status dan hanya sekedar mengintip aktivitas masing-masing.

Tepat pada ulang tahunku tanggal 16 agustus 2011, jam 21.30 aku menerima pesan singkat dari Tio yang member kabar bahwa mereka didepan kostsan ku. Padahal aku masih berada diluar rumah dan belum kembali. Karena mendengar mereka datang aku bergegas pulang. Ketika sampai dirumah ku lihat Tio bersama Ridho. “This is special for me” dua orang yang telah lama hilang dan muncul member ku sebuah kejutan. Tentang Hardy dia tak member kabar appun dan tidak muncul dihari bahagiaku. “ketelaluan”
Cukup aku yang tahu ini hanya kisah nyata penuh fiksi yang tak akan pernah tertebak apa jadinya nanti yang jelas gak selamanya orang yang udah lama hilang itu lupa akan hari istimewa dalam hidup kita. Justru yang selalu dekat yang sering melupakan kita.

Tidak ada komentar: